Menerangi Kehidupan

SELAMAT DATANG DI BLOG TAUFIK YULIANTO | Follow X & instagram @taufikyulian21 |
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

24 Jan 2018

Cara membuat SKCK di Polres

images by Google
Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disingkat SKCK merupakan surat yang dikeluarkan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang berisikan catatan kejahatan seseorang. Surat ini hanya dikeluarkan untuk orang yang tidak/ belum pernah melakukan tindak kejahatan hingga tanggal dikeluarkannya SKCK tersebut. SKCK ini berlaku selama 6 (enam) bulan dan dapat diperpanjang. 
Di sini saya akan berbagi pengalaman ketika hari ini saya mengurus pembuatan SKCK di Polres Semarang.
Adapun syarat-syarat dan langkah yang harus disiapkan untuk mengurus pembuatan SKCK di Polres adalah sebagai berikut:
  1. Mempersiapkan beberapa dokumen berikut:
    • Foto kopi KTP 1 lembar
    • Foto kopi Kartu Keluarga (KK) 1 lembar
    • Foto kopi Akta/ Ijazah/ Kenal lahir 1 lembar
    • Pas foto ukuran 4x6 dengan latar belakang merah sebanyak 4 lembar
  2. Mengisi formulir pendaftaran secara online di http://skck.jateng.polri.go.id , atau langsung datang ke loket pendaftaran jika ingin mengisi formulir secara manual
  3. Memberikan berkas persyaratan pada poin 1 serta dilampiri dengan printout pengisian formulir secara online ke loket pendaftaran SKCK (cukup menyerahkan berkas jika ingin mengisi formulir secara manual)
  4. Melakukan sidik jari
  5. Menyerahkan kembali berkas persyaratan yang telah dilampiri hasil sidik jari di loket pendaftaran
  6. Tunggu sekitar 15 - 30 menit (tergantung jumlah antrian)
  7. Jika menghendaki legalisir, Foto kopi SKCK asli sebanyak 5 lembar kemudian serahkan kembali kepada petugas yang ada di loket pendaftaran SKCK untuk dilegaisir.
Berdasarkan PP Nomor 60 Tahun 2016 Tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tarif atau biaya pembuatan SKCK sebesar Rp30.000,-

Itulah syarat dan langkah yang harus dipersiapkan dan dilakukan untuk membuat SKCK di Polres. Semoga informasi ini bermanfaat bagi teman-teman yang akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK untuk berbagai keperluan. Read More

Share:

2 Jan 2018

PSIS Pindah Kandang Ke Magelang

PSIS Semarang Juara 3 Liga 2 musim 2017. (dok. facebook PSIS)
Klub sepakbola kebanggaan masyarakat Semarang khususnya, Jawa Tengah pada umumnya akan berlaga pada kasta tertinggi kompetisi sepakbola tanah air, Liga 1 musim 2018. Kepastian PSIS Semarang berlaga di Liga 1 didapatkan setelah menempati peringkat ke 3 pada final kompetisi Liga 2 musim 2017. PSIS Semarang akan mendampingi dua klub Liga 2 lainnya yang juga promosi ke Liga 1 pada musim 2018, yakni Persebaya Surabaya dan PSMS Medan. Ketiga klub tersebut promosi di Liga 1 menggantikan tiga klub Liga 1 yang terdegradasi, yakni Persegres Gresik United, Persiba Balikpapan, dan Semen Padang FC.
Sayangnya, pada Liga 1 musim 2018 ini PSIS Semarang tidak bisa menjamu tim-tim tamu di kandangnya sendiri, yakni Stadion Jati Diri Semarang. Hal ini karena Stadion Jati Diri sedang dalam tahap renovasi besar-besaran sehingga tidak bisa digunakan untuk bertanding. Sebagai alternatif, manajemen tim PSIS sebelumnya pernah menyampaikan beberapa opsi stadion pengganti yang bisa digunakan PSIS sebagai homebase, yakni Stadion Kebondalem Kendal, Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Stadion Manahan Solo, dan Stadion dr. H. Moch Soebroto Kota Magelang.
Setelah beberapa bulan kabar beredar, akhirnya pada malam ini muncul kepastian stadion yang akan digunakan PSIS Semarang sebagai homebase selama menjalani kompetisi Liga 1 musim 2018. Melalui akun media sosial resminya, PSIS Semarang menyampaikan bahwa Stadion dr. H. Moch. Soebroto Kota Magelang dipilih menjadi homebase selama Liga 1 musim 2018.
"... Alhamdulillah luar biasa sambutan beliau, sangat mendukung dan berterima kasih kota Magelang dijadikan pilihan homebase PSIS Semarang di Liga 1 2018.
Untuk sebab itu, Manajemen PSIS menghimbau pada para suporter Panser Biru dan Snex untuk menjaga kepercayaan ini dengan baik dan menjadikan Magelang seperti rumah kita sendiri (jangan dirusak), mari bersama-sama kita jaga nama besar PSIS Semarang." tulis akun sosial media resmi PSIS Semarang dalam caption foto yang diunggah.
Info dari akun facebook resmi PSIS Semarang
Menanggapi unggahan berita tersebut, banyak komentar positif dari para supporter tim Mahesa Jenar (julukan PSIS Semarang), terutama dari para supporter yang domisilinya tidak jauh dari kota Magelang termasuk saya sendiri yang hanya berjarak sekitar 45 menit dari rumah ke stadion. hehehe
FYI, PSIS Semarang adalah satu-satunya klub dari Jawa Tengah yang bermain di kasta tertinggi Liga 1. Mari bersama-sama dukung tim lokal kebanggan kita. Semoga PSIS Semarang langgeng berada di Liga 1. aamiin. Read More
Share:

21 Feb 2015

Ayo ke Kopeng

Gapura Kopeng (photo by iwantgoto)
Sudah lebih dari 20 tahun aku hidup dan dibesarkan di sini. Di sebuah desa di lereng gunung Merbabu. Dulu melihat pemandangan di sekitar rumah adalah lumrah dan hal biasa, tapi seiring jalannya waktu, sekarang melihat pemandangan di sekitar rumah adalah sebuah hal yang menakjubkan. Kalau kata bang Jebraw di JJM, pemandangannya pecah, men!.  
Secara administratif, Kopeng berada di wilayah kecamatan Getasan, kabupaten Semarang. Sedangkan secara geografis, Kopeng lebih dikenal berada di wilayah kota Salatiga, karena memang jarak dari kota Salatiga hanya sekitar 15 km. Bahkan, beberapa orang mengira bahwa Kopeng sudah masuk wilayah kabupaten Magelang, karena memang letaknya di perbatasan antara kabupaten Semarang dan kabupaten Magelang.
Rute menuju ke Kopeng sangat mudah karena berada di jalur penghubung antara kota Salatiga dan kota Magelang. Perjalanan bisa dilalui menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Berikut rute menuju Kopeng:
Kendaraan pribadi via Salatiga:
  1. Dari kota Salatiga - perempatan Pasar Sapi - arah Kopeng/Magelang langsung ikuti jalan raya.
  2. Dari Semarang - via Jalan Lingkar Salatiga - perempatan Kumpul Rejo (Salib Putih) - ke kanan arah Kopeng/Magelang langsung ikuti jalan raya.
  3. Dari Solo Raya -via Jalan Lingkar Salatiga - perempatan Kumpul Rejo (Salib Putih) - ke kiri arah Kopeng/Magelang langsung ikuti jalan raya.
Kendaraan pribadi via Magelang:
  1. Dari Yogyakarta - pertigaan Canguk - ke kanan arah Kopeng/Salatiga langsung ikuti jalan raya.
  2. Dari Semarang - pertigaan Canguk - ke kiri arah Kopeng/Salatiga langsung ikuti jalan raya.
Kendaraan umum via Salatiga:
  1. Dari Semarang turun di Pasar Sapi Salatiga - ikut bus jurusan Salatiga-Magelang atau kendaraan kecil jurusan Salatiga-Kopeng.
  2. Dari Solo Raya turun di Pasar Sapi Salatiga - ikut bus jurusan Salatiga-Magelang atau kendaraan kecil jurusan Salatiga-Kopeng.
Kendaraan umum via Magelang:
  1. Dari Yogyakarta turun di terminal bus induk (Canguk) kota Magelang - ikut bus jurusan Magelang-Salatiga.
  2. Dari Semarang turun di terminal bus induk (Canguk) kota Magelang - ikut bus urusan Magelang-Salatiga.
Tidak hanya menawarkan pemandangan yang indah dengan udara yang masih segar, di Kopeng dan sekitarnya juga terdapat beberapa obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Ada Taman Wisata Kopeng, Kopeng Waterpark, Air Terjun Umbul Songo, Air Terjun Kali Pancur dan basecamp pendakian Gunung Merbabu via Cuntel, Kopeng.
Selain obyek wisata, di Kopeng juga terdapat hotel untuk acara-acara resmi kantor maupun komunitas lain. Ada Hotel Garuda, Hotel Catalina, Hotel Griya Loka Indah, dan beberapa motel-motel kecil lain.
Oleh-oleh khas Kopeng adalah sayur segar, buah dan bunga yang dijual di sepanjang jalan di sekitar kawasan Kopeng.

Selamat Datang di Kopeng ~ Selamat Berlibur 
Sunset dari Kopeng
Pemandangan dari Gunung Merbabu

Gunung Telomoyo dari Gardu Pandang Kopeng
Air Terjun Kali Pancur
Kopeng Waterpark (photo by info kopeng)
Hotel Garuda Kopeng (photo by Garnesia)
Pedagang Sayuran Kopeng (photo by teraswarta)
Share:

15 Jul 2014

Yuk, jadi #NetizenCerdas

Berita dan isu-isu pasca pilpres masih sangat menarik bagiku untuk menelusurinya.
Pagi ini, ketertarikanku muncul ketika di sosial media ada salah seorang teman mem-posting status "akhirnya menemukan ini..." dengan menambahkan tautan ke salah satu situs (klik disini).
Dari artikel yang kubaca tersebut, cukup mengingatkanku kalau situs yang dibahas pada artikel tersebut adalah salah satu media online yang jadi rujukan salah satu teman di kampus yang berseberangan pendapat denganku untuk pilpres tahun ini. Tak cukup sampai disitu, aku pun melanjutkan penelusuranku di internet untuk melihat fakta-fakta dibalik akun sosial media dan situs-situs yang beredar di tengah masyarakat.
Banyak sekali situs-situs yang mengatasnamakan Islam, sedangkan isi berita yang mereka muat dipelintir sesuai kepentingan suatu golongan tertentu, bahkan beberapa berita yang dimuat berisi fitnah.
Dalam sebuah hadist, Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda bahwa musuh umat Islam nantinya bukan lagi hanya orang-orang kafir, melainkan akan ada orang-orang yang bersembunyi dibalik tubuh Islam untuk menghancurkan umat Islam itu sendiri.
Mudah-mudahan kita terhindar dari fitnah yang ada di akhir zaman ini.
Rasulullah صلى الله عليه و سلم. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)
Dunia informasi sekarang ini sangat terbuka. Berita dan informasi bisa kita peroleh dari berbagai sumber. Berhati-hati menyebarluaskan informasi, telusuri terlebih dahulu kebenarannya.
Mari belajar menjadi pembaca yang cerdas, konsumen informasi yang kritis dan pemberi kabar yang amanah.
Read More
Share:

13 Jul 2014

Menang ojo umuk, kalah ojo ngamuk.

Spanduk Pemilu 2014 Polres Bantul
"Menang ojo umuk, kalah ojo ngamuk."
Tulisan yang terpampang cukup besar di sebuah spanduk dari kepolisian di kota Semarang tersebut cukup menarik perhatianku ketika itu.
Betapa tidak, karena waktu itu negeri ini sedang dalam masa kampanye pemilu pilihan presiden 2014 atau yang biasa disebut dengan Pilpres.
Pilpres kali ini hanya diikuti oleh dua orang calon pasangan presiden dan wakil presiden, sangat menarik karena ini adalah kali pertama pemilihan presiden di Indonesia hanya diikuti oleh dua pasangan calon.
Paslon (pasangan calon-red) nomor urut satu adalah Prabowo Subianto-Muhammad Hatta. Sedangkan paslon kedua adalah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Kedua paslon tersebut diusung oleh beberapa partai politik yang berkoalisi, seperti Gerindra, PPP, Golkar, PKS, PBB dan PAN yang mengusung paslon nomor urut satu serta PDI-P, PKB, Hanura dan PKPI yang mengusung paslon nomor urut dua.
Masa kampanye dilakukan sekitar kurang lebih satu bulan, mulai awal Juni. Yang sangat menarik perhatian adalah adanya isu-isu kampanye hitam atau black campaign yang dilakukan oleh masing-masing pasangan calon. Hal itu yang kemudian menimbulkan "jarak" di masyarakat antara pendukung pasangan nomor urut satu dan pasangan nomor urut dua. Banyak masyarakat yang tergiring opininya karena isu-isu kampanye hitam yang marak di media. Bahkan, media nasional pun mulai tidak netral dalam pemberitaan. Media televisi nasional seperti MNC Grup (RCTI-MNCTV-GlobalTV) dan VIVA Grup (antv-tvOne) lebih cenderung memihak kepada pasangan calon nomor urut satu, sedangkan MetroTV lebih cenderung memihak kepada pasangan nomor urut dua.
Tidak berakhir sampai masa kampanye saja, bahkan ketika hari pencoblosan dilakukan, yakni hari Rabu 9 Juli 2014, keberpihakan media nasional tersebut masih nampak. Seperti yang biasa dilakukan media nasional ketika ada pesta demokrasi, mereka berlomba-lomba membuat program hitung cepat atau yang biasa dikenal dengan quick count. Menariknya, ketika pilpres 2014 kali ini, hasil quick count yang dipublikasikan media nasional berbeda. Media yang berpihak pada pasangan nomor urut satu, mempublikasikan hasil quick count mereka yang mengunggulkan pasangan Prabowo-Hatta, sedangkan media nasional lain yang notabene netral termasuk MetroTV mempublikasikan hasil quick count yang mengunggulkan pasangan Jokowi-JK. Tidak hanya sampai di situ, bahkan masing-masing pasangan pun mendeklarasikan kemenangan mereka yang didapat dari hasil quick count tersebut. Saling klaim kemenangan pun terjadi hingga tanggal 22 Juli 2014 nanti ketika KPU mengeluarkan pengumuman resmi hasil pemilihan presiden yang dihitung secara manual.
"Menang ojo umuk, kalah ojo ngamuk"
Pesan dari kalimat terebut adalah bagi siapa saja yang merasa dirinya menang janganlah berlaku sombong, dan bagi pihak yang merasa kalah terimalah dengan lapang dada dan jangan berlaku anarkis. #IndonesiaDamai

Read More
Share:

10 Mei 2012

Cek Pajak Kendaraan ONLINE


Hari gini siapa sih yang gak tahu internet? Dari anak SD sampai mbah-mbah gaul pun tahu yang namanya facebook, ya paling tidak pernah denger lah yang namanya facebook. Nah kalo udah ada kata facebook ataupun google pasti identik dengan yang namanya internet. Internet itu sendiri adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia - itu kata om Wikipedia.
Kalau menurutku sederhana aja lah, Internet itu adalah media online yang dapat menghubungkan kita dengan dunia global melalui sebuah jaringan dalam komputer atau gadget2 lain yang mendukung koneksi internet itu sendiri. Jadi ibarat kata raga kita ada di depan layar komputer/gadget tapi kita bisa jalan-jalan keliling dunia, tahu akan informasi apa saja.
Kalau dulu di perpustakaan sekolah sering kita lihat ada tulisan gede "Membaca Membuka Jendela Dunia" sekarang kita juga ada istilah "Online Membuka Pintu Dunia".hehehehe :D
Sesuai judul di postingan ini, Cek Pajak Kendaraan ONLINE, jadi saya akan membahas sebuah sistem pengecekan pajak kendaraan bermotor yang bisa dilakukan secara online melalui internet. Jadi kita tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor SAMSAT hanya untuk cek besarnya pajak kendaraan kita. Selain itu , sistem ini juga bermanfaat kalau kita mau bayar pajak kan bisa tahu persiapan uang yang harus ada sebelum jatuh tempo pembayaran.
Berhubung saya tinggal di Semarang jadi sistem ini berlaku untuk kendaraan berplat nomor provinsi Jawa Tengah, yakni AA, AD, G, H, K, R. Untuk caranya sendiri sangat mudah, tinggal klik link ini CEK PAJAK SAMSAT JATENG, lalu masukkan plat nomor kendaraan yang akan dicek, kemudian klik submit. Kalau sudah nanti akan muncul beberapa informasi seperti contoh berikut: 

Nomor Kendaraan:H*****
Jenis Kendaraan:SPM/SEPEDA MOTOR
Merk Kendaraan:Y*****
Tipe Kendaraan:1 KP A
Tahun Rakit:2012
Warna Kendaraan:MERAH
Tanggal Jatuh Tempo:22-06-2014
Pajak Kendaraan Bermotor*:Rp 1******
Biaya Balik Nama:Rp 1******
Biaya Jasa Raharja:Rp. *****
Kendaraan Wilayah:UNGARAN


Nah, sekarang bisa tahu kan jumlah pajak kendaraan kita. Internet seharusnya digunakan untuk mempermudah kita, dan ini salah satunya. Internet tuh ibarat dua sosok di diri kita, dia bisa jadi setan yang mengajak ke hal-hal negatif dan juga bisa jadi malaikat tanpa sayap yang mengajak kita untuk hal-hal positif. Jadi gunakanlah internet secara bijak untuk kelangsungan hidup anak cucu kita di kemudian hari. :D
Read More
Share:

Iqro'

Kawanku

Diberdayakan oleh Blogger.